
Indeks Hang Seng yang sempat menguat di awal sesi akhirnya berbalik turun tipis pada penutupan hari Kamis (11/12). Tekanan terutama datang dari saham teknologi dan konsumsi. Sentimen jadi lebih lemah karena bursa China turun tiga hari berturut-turut, setelah Meksiko menyetujui paket tarif baru (banyak yang dikenakan ke produk dari China) dengan bea masuk hingga 50% mulai 1 Januari 2026. Tarif ini menyasar ratusan produk, seperti logam, mobil, pakaian, dan peralatan rumah tangga. Di saat yang sama, pasar khawatir Beijing akan menunda stimulus besar di sektor properti. Dalam pertemuan Politbiro Desember, tidak ada penekanan soal urbanisasi, dan analis memperkirakan langkah kuat baru akan muncul pada paruh kedua 2026. Investor juga menunggu data kredit China untuk November, setelah pinjaman baru dalam yuan anjlok di Oktober, yang menunjukkan permintaan konsumen masih lemah.
DISCLAIMER
Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.
