Emas menahan kerugian pada Rabu (22/10)

Emas menahan kerugian pada Rabu (22/10) dalam sesi bergejolak, sehari setelah mencatat kejatuhan terdalam dalam beberapa tahun karena reli dinilai terlalu jauh dan cepat. Emas spot sempat turun 2,9% sebelum memangkas pelemahan, menyusul penurunan Selasa yang sempat mencapai 6,3% intraday. Dengan harga hampir menyentuh US$4.400/oz, “itu agak mahal,” kata Darwei Kung (DWS), seraya menekankan pandangan bullish jangka panjangnya tetap utuh. Selama beberapa bulan, reli didorong “debasement trade”—penghindaran utang negara dan mata uang di tengah defisit fiskal—serta taruhan pemangkasan suku bunga The Fed yang besar sebelum akhir tahun. Emas masih naik ~55% year-to-date. Adrian Day menilai pendorong fundamental belum berubah: The Fed kecil kemungkinan menaikkan suku bunga dan defisit fiskal AS belum membaik. Partisipasi ritel menguat, tampak dari antrean pembelian emas batangan yang viral dan lonjakan volume opsi ETF/kontrak berjangka. Ketidakpastian geopolitik dan langkah dagang Presiden AS Donald Trump, plus pembelian bank sentral untuk diversifikasi dari dolar, turut menopang. Namun, Citigroup memangkas rekomendasi overweight pascakejatuhan Selasa, mengingat posisi yang terlalu padat, dan memperkirakan konsolidasi di sekitar US$4.000/oz dalam beberapa pekan ke depan—harga dinilai “lebih dulu dari narasi devaluasi.” Sementara pasar mempertimbangkan potensi kemajuan pembicaraan AS–Tiongkok, pada 15:48 New York emas spot -0,5% ke US$4.102,97/oz; perak -0,3% setelah -7,1% Selasa; platinum +5,4% (intraday +6,4%, terbesar sejak 2020); paladium +2,9%.

DISCLAIMER
Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.

Perhatian!!!
Managemen PT. Rifan Financindo Berjangka (PT RFB) menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap beberapa bentuk penipuan yang berkedok investasi mengatasnamakan PT RFB dengan menggunakan media elektronik ataupun sosial media. Untuk itu harus dipastikan bahwa transfer dana ke rekening tujuan (Segregated Account) guna melaksanakan transaksi Perdagangan Berjangka adalah atas nama PT Rifan Financindo Berjangka, bukan atas nama individu.