
Harga emas reli ke rekor baru menembus angka $3.900 pada Senin (6/10), yang sempat mencapai $3.970 seiring pemerintah AS masih mengalami shutdown, sementara para investor juga memperkirakan satu kali pemangkasan suku bunga lagi oleh Federal Reserve (Fed) pada pertemuan 29 Oktober mendatang. Ketidakpastian politik di AS terus menjaga minat beli terhadap logam mulia, karena belum ada tanda-tanda pembukaan kembali; para pemimpin Partai Republik di DPR AS menahan anggota tetap berada di luar Washington selagi pemerintah masih tutup. Sementara itu, Prancis dan Jepang turut menambah daftar ketidakpastian: Perdana Menteri baru Prancis, Sébastien Lecornu, mengundurkan diri kurang dari sebulan menjabat, sementara Partai Demokrat Liberal (LDP) Jepang memilih Sanae Takaichi sebagai pemimpin baru pada akhir pekan. Hal ini mendorong harga bullion lebih tinggi, meski dolar AS sempat pulih sebagaimana tercermin pada Indeks Dolar (DXY). Sementara itu, Menteri Keuangan AS Scott Bessent mengatakan bahwa wawancara “untuk Ketua Fed berikutnya dengan putaran pertama 11 kandidat akan diselesaikan pekan ini,” menurut sumber yang dikutip Fox News. Terkait geopolitik, sebuah delegasi Israel tiba di Mesir untuk pembicaraan terkait kesepakatan sandera Gaza/gencatan senjata.
DISCLAIMER
Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.
