Harga minyak naik sekitar pada Kamis (14/8)

Harga miny* naik sekitar pada Kamis (14/8) ke level tertinggi dalam sepekan pasca Presiden AS Donald Tamp nenveringatkan akan “konsekuensi berat- jika pernbicaraamya &ngan Presiden Rusia Vladimir Putin soal Ukraina gagal, sena karena optimisme bahwa pemangkasan suku bunga AS depan bisa mendorong
permintaan minyak. Sementara Bank sentral seperti The Fed merggtnakan suku untuk inflasi. Suku bunga yang lebih rerdah menurunkan biaya pinjaman konsumen bisa mendmgkrak pemmbuhan ekonomi, dan
meningkatkan pemjntaan mjnyak. Minyak Brent naik USS1,21 (13%), Moak WTI naik USS1,31 (21%). Kenaikan tersebut mengeluarkan kedua acuan Oncisi oversold secara teknikal Intuk pertama kalinya dalarn tiga hari, dan membawa Brent ke penutupan sejak 6 Agustus. Sebelumnya pada Selasa Brent dittnup di level terendah sejak 5 Juri dan WTI di terendah sejak 2 Juni, antara lain karena data
persediaan dan pasokan bearish dari EIA AS dan IEA.

DISCLAIMER
Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.

Perhatian!!!
Managemen PT. Rifan Financindo Berjangka (PT RFB) menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap beberapa bentuk penipuan yang berkedok investasi mengatasnamakan PT RFB dengan menggunakan media elektronik ataupun sosial media. Untuk itu harus dipastikan bahwa transfer dana ke rekening tujuan (Segregated Account) guna melaksanakan transaksi Perdagangan Berjangka adalah atas nama PT Rifan Financindo Berjangka, bukan atas nama individu.