Minyak Tetap dalam Kisaran Ketat Saat Pertemuan OPEC+ Tetap Menjadi Fokus Utama

Harga Minyak sedikit berubah karena para pedagang mengamati petunjuk tentang rencana pasokan OPEC+ menjelang pertemuan penting Kamis ini.
Harga Minyak West Texas Intermediate diperdagangkan mendekati $68 per barel setelah ditutup sedikit lebih tinggi pada hari Senin, dengan Minyak mentah Brent ditutup di bawah $72. Para pedagang masih memperkirakan kelompok produsen akan menunda pemulihan sebagian produksi lebih lanjut karena kekhawatiran akan kelebihan pasokan tahun depan.
Harga Minyak awalnya naik pada hari Senin karena tanda-tanda pemulihan ekonomi bertahap di Tiongkok, importir terbesar, sebelum memangkas kenaikan karena Dolar menguat, mengurangi daya tarik komoditas. Harga Minyak berjangka telah diperdagangkan dalam kisaran sedikit di atas $6 sejak pertengahan Oktober, tertekan oleh perkembangan geopolitik di Timur Tengah dan Rusia serta prospek permintaan di Tiongkok.
Harga Minyak WTI untuk pengiriman Januari sedikit berubah pada $68,12 per barel pada pukul 7:36 pagi di Singapura.
Harga Minyak Brent untuk pengiriman Februari ditutup 1 sen lebih rendah pada $71,83 per barel. (mrv)
Sumber : Bloomberg

Perhatian!!!
Managemen PT. Rifan Financindo Berjangka (PT RFB) menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap beberapa bentuk penipuan yang berkedok investasi mengatasnamakan PT RFB dengan menggunakan media elektronik ataupun sosial media. Untuk itu harus dipastikan bahwa transfer dana ke rekening tujuan (Segregated Account) guna melaksanakan transaksi Perdagangan Berjangka adalah atas nama PT Rifan Financindo Berjangka, bukan atas nama individu.