Harga Minyak Sedikit Berubah saat Pasar Menimbang Data China dan Pemangkasan Suku Bunga The Fed

Harga Minyak stabil pada hari Senin (2/12), karena optimisme seputar aktivitas pabrik yang kuat di China sebagian besar diimbangi oleh kekhawatiran bahwa Federal Reserve AS tidak akan memangkas suku bunga lagi pada pertemuan bulan Desember.
Harga Minyak mentah Brent turun 1 sen, atau 0,01%, ditutup pada $71,83 per barel, sementara Minyak mentah West Texas Intermediate AS ditutup pada $68,10 per barel, naik 10 sen, atau 0,15%.
Survei sektor swasta menunjukkan aktivitas pabrik China berkembang pada laju tercepat dalam lima bulan pada bulan November, meningkatkan optimisme bisnis China tepat saat Presiden terpilih AS Donald Trump meningkatkan ancaman perdagangannya.
Sementara itu, gencatan senjata antara Israel dan Lebanon, yang mulai berlaku Rabu lalu, tampak semakin rapuh. Pihak berwenang Lebanon mengatakan bahwa sedikitnya dua orang tewas pada hari Senin dalam serangan Israel di Lebanon selatan.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan pada hari Senin bahwa Israel akan menanggapi dengan “keras” setelah kelompok bersenjata Lebanon yang didukung Iran, Hizbullah, yang mengutip pelanggaran gencatan senjata Israel yang berulang, melakukan serangan terhadap posisi militer Israel.(mrv)
Sumber : Reuters

Perhatian!!!
Managemen PT. Rifan Financindo Berjangka (PT RFB) menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap beberapa bentuk penipuan yang berkedok investasi mengatasnamakan PT RFB dengan menggunakan media elektronik ataupun sosial media. Untuk itu harus dipastikan bahwa transfer dana ke rekening tujuan (Segregated Account) guna melaksanakan transaksi Perdagangan Berjangka adalah atas nama PT Rifan Financindo Berjangka, bukan atas nama individu.