Permintaan Safe Haven Hadapi Beragam Sinyal Geopolitik, Emas Stabil

Harga Emas berada pada posisi tarik-menarik pada hari Selasa (26/11), anjlok ke level terendah dalam seminggu karena permintaan safe haven melemah karena Israel menyetujui kesepakatan gencatan senjata dengan Lebanon, sementara kekhawatiran atas Ukraina dan rencana Tarif Presiden terpilih AS Donald Trump membatasi penurunan.
Harga Emas spot stabil di $2.626,83 per ons pada pukul 02:07 siang waktu timur As (1906 GMT), yang menghapus beberapa kerugian sebelumnya ketika harga mencapai level terendah sejak 18 November. Harga Emas berjangka AS ditutup 0,1% lebih tinggi di $2.621,30.
Ini menyusul penurunan dramatis $100 pada hari Senin, ketika Emas mundur dari level tertinggi tiga pekan. Aksi jual didorong oleh optimisme gencatan senjata Israel dan Hizbullah dan semakin tertekan oleh penunjukan Scott Bessent oleh Trump sebagai Menteri Keuangan, yang meredam permintaan Emas sebagai safe haven. Kabinet keamanan Israel telah menyetujui kesepakatan gencatan senjata dengan Lebanon, Channel 12 melaporkan pada hari Selasa.
Kekhawatiran atas dampak yang lebih luas dari invasi Rusia ke Ukraina terus meningkat, namun, Grant mengatakan bahwa Emas kemungkinan akan mengalami konsolidasi yang tidak menentu dalam waktu dekat, berkisar antara $2.575-$2.750.(yds)
Sumber: Reuters

Perhatian!!!
Managemen PT. Rifan Financindo Berjangka (PT RFB) menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap beberapa bentuk penipuan yang berkedok investasi mengatasnamakan PT RFB dengan menggunakan media elektronik ataupun sosial media. Untuk itu harus dipastikan bahwa transfer dana ke rekening tujuan (Segregated Account) guna melaksanakan transaksi Perdagangan Berjangka adalah atas nama PT Rifan Financindo Berjangka, bukan atas nama individu.