Harga Perak Naik di Tengah Permintaan Safe-Haven

Harga Perak naik di atas $31 per ons pada hari Jumat(22/11), bangkit kembali setelah dua hari berturut-turut mengalami penurunan, didukung oleh meningkatnya permintaan safe-haven di tengah meningkatnya ketegangan dalam konflik rusia-Ukraina.
Presiden Rusia Vladimir Putin memperingatkan pada hari Kamis bahwa konflik tersebut meningkat menuju konfrontasi global, dengan mengutip penggunaan senjata yang dipasok AS dan Inggris oleh Ukraina untuk menargetkan Rusia.
Ia menambahkan bahwa Rusia telah membalas dengan mengerahkan rudal balistik jarak menengah hipersonik baru terhadap fasilitas militer Ukraina, dengan kemungkinan serangan lebih lanjut.
Sementara itu, investor terus menilai prospek kebijakan moneter Federal Reserve AS mengingat data ekonomi terbaru dan pernyataan bank sentral. Pasar saat ini memperkirakan peluang 60% bahwa Fed akan memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin pada bulan Desember, dengan beberapa pedagang mengantisipasi jeda sementara.(Azf)
Sumber: Trading Economics

Perhatian!!!
Managemen PT. Rifan Financindo Berjangka (PT RFB) menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap beberapa bentuk penipuan yang berkedok investasi mengatasnamakan PT RFB dengan menggunakan media elektronik ataupun sosial media. Untuk itu harus dipastikan bahwa transfer dana ke rekening tujuan (Segregated Account) guna melaksanakan transaksi Perdagangan Berjangka adalah atas nama PT Rifan Financindo Berjangka, bukan atas nama individu.