Emas Bertahan Di Bawah $2.650 Karena Dolar AS Menguat

Harga Emas (XAU/USD) bergerak turun ke sekitar $2.645 selama sesi Asia awal pada hari Senin. Pemulihan Dolar AS secara umum membebani logam mulia tersebut. Namun, ketegangan geopolitik yang terus-menerus dapat membatasi penurunan XAU/USD.
Logam kuning tersebut turun 3% pada bulan November, kerugian bulanan terburuk sejak September 2023. Kemenangan Donald Trump dalam pemilihan Presiden AS pada bulan November memicu ekspektasi bahwa Federal Reserve (Fed) akan mengambil pendekatan hati-hati untuk pemangkasan suku bunga lebih lanjut, yang mendorong Greenback dan menyeret Emas berdenominasi USD lebih rendah.
Meskipun demikian, meningkatnya ketegangan geopolitik dapat mendorong harga Emas, aset safe haven tradisional. Jet Rusia dan Suriah telah melakukan serangan udara terhadap pemberontak Suriah yang maju melalui negara tersebut setelah merebut kota terbesar kedua, menurut Reuters. “Ketidakpastian global yang terus-menerus terus mendorong permintaan Emas sebagai aset safe haven,” kata Ole Hansen, kepala strategi komoditas di Saxo Bank, dalam sebuah catatan.
Para pedagang bersiap untuk Indeks Manajer Pembelian (PMI) Manufaktur ISM AS pada hari Senin untuk dorongan baru. PMI Manufaktur diproyeksikan naik menjadi 47,5 pada bulan November dari 46,5 pada pembacaan sebelumnya. Pada hari Jumat, perhatian akan beralih ke Nonfarm Payrolls (NFP) AS untuk bulan November.(Cay)
Sumber: Fxstreet

Perhatian!!!
Managemen PT. Rifan Financindo Berjangka (PT RFB) menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap beberapa bentuk penipuan yang berkedok investasi mengatasnamakan PT RFB dengan menggunakan media elektronik ataupun sosial media. Untuk itu harus dipastikan bahwa transfer dana ke rekening tujuan (Segregated Account) guna melaksanakan transaksi Perdagangan Berjangka adalah atas nama PT Rifan Financindo Berjangka, bukan atas nama individu.