Harga emas spot dunia berada di sekitar USD 4.157 per troy ons, sementara IHSG ditutup melemah di level 6.121 di tengah penantian pasar terhadap arah suku bunga The Fed.

Harga indeks emas (Gold Spot) hari ini berada di kisaran USD 4.157,13 per troy ons, sementara IHSG (Indeks Harga Saham Gabungan) ditutup melemah ke level 6.121. Sentimen pasar saat ini sangat dipengaruhi oleh kebijakan moneter bank sentral AS, The Fed, dan rilis data inflasi terbaru.

Harga Emas Dunia & Logam Mulia

  • Emas Spot Dunia: Berada di level USD 4.157,13 per troy ons. Emas sempat bergerak menguat ke kisaran USD 4.200 seiring rilis data inflasi AS yang melambat, namun kembali tertekan oleh kenaikan harga energi global. Secara bulanan, komoditas emas telah terkoreksi sekitar 6,57%.
  • Emas Antam (Domestik): Dipatok pada harga dasar Rp 2.580.000 per gram (atau sekitar Rp 2.586.450 termasuk pajak PPh 0,25%).

Pergerakan IHSG (Pasar Saham Indonesia)

  • Posisi Terakhir: IHSG parkir di level 6.121, mengalami pelemahan sebesar 0,43%.
  • Kondisi Pasar: Pelemahan ini menandai koreksi IHSG selama empat hari berturut-turut, di mana indeks sedang menguji level psikologis support di 6.000. Aksi jual bersih oleh investor asing (foreign outflow) tercatat mencapai Rp 536 miliar.

Dampak Sentimen Kebijakan The Fed

  • Data PCE AS: Biro Analisis Ekonomi AS melaporkan Indeks Harga Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE) inti tahunan berada di angka 3,0%. Hasil yang sedikit lebih rendah dari ekspektasi ini meredam kekhawatiran pasar.
  • Prospek Suku Bunga: Akibat data PCE yang melambat, ekspektasi pasar terhadap kenaikan suku bunga agresif oleh The Fed pada pertemuan Oktober mendatang turun signifikan. Meskipun demikian, tingginya imbal hasil obligasi AS (US Treasury 10Y yield.

Ringkasan Pasar Hari Ini

  • Harga Emas Dunia
    • Spot: USD 4.157,13 / troy ons (turun sekitar 0,59%–0,63%).
    • Sentimen: Tertekan kenaikan harga energi dan tingginya imbal hasil obligasi AS.
  • IHSG (Indeks Harga Saham Gabungan)
    • Posisi terakhir: 6.121 (turun 0,43%).
    • Sentimen: Terkoreksi 4 hari beruntun dengan aksi jual asing (outflow) Rp536 miliar.
  • Kebijakan The Fed & Makro
    • Inflasi PCE AS tercatat lebih rendah dari perkiraan (PCE inti tahunan di kisaran 3,0%).
    • Ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed meredup di bawah 40% untuk pertemuan mendatang.

DISCLAIMER
Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.

Perhatian!!!
Managemen PT. Rifan Financindo Berjangka (PT RFB) menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap beberapa bentuk penipuan yang berkedok investasi mengatasnamakan PT RFB dengan menggunakan media elektronik ataupun sosial media. Untuk itu harus dipastikan bahwa transfer dana ke rekening tujuan (Segregated Account) guna melaksanakan transaksi Perdagangan Berjangka adalah atas nama PT Rifan Financindo Berjangka, bukan atas nama individu.