Harga emas dunia (XAU/USD) berada di kisaran US$ 4.264,26 per ons troi, sementara Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah pada level 6.436 di tengah sentimen kenaikan suku bunga acuan The Fed sebesar 25 bps menjadi 3,75–4,00%.

Harga emas dunia ditutup terkapar ke level US$ 4.264,26 per ons troi, sementara IHSG berpotensi melemah menguji level support 6.390 setelah The Fed resmi menaikkan suku bunga acuan, Keputusan Federal Reserve (The Fed) di bawah arahan Kevin Warsh untuk menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin (bps) ke kisaran 3,75% – 4,00% telah memicu guncangan hebat di pasar keuangan global dan domestik pada perdagangan hari ini, Kamis, 17 September 2026
.

Perkembangan Pasar Hari Ini

  • Emas (Gold/XAUUSD): Turun sekitar 0,7% ke level US$ 4.264,26 per ons troi setelah sempat naik menjelang pengumuman suku bunga. Penguatan dolar AS akibat pengetatan moneter menekan daya tarik logam mulia.
  • IHSG: Berada di area pelemahan (ditutup pada 6.436 pada perdagangan sebelumnya dan berpotensi menguji support di 6.390) karena sentimen kenaikan suku bunga global dan penyesuaian pasar domestik.
  • The Fed: Secara bulat menaikkan Fed Funds Rate sebesar 25 bps ke kisaran 3,75–4,00% guna meredam inflasi yang masih tinggi.

1. Indeks Harga Emas (Gold)

Harga emas langsung berguguran setelah sempat melonjak lebih dari 1% menjelang pengumuman. Penguatan indeks dolar AS pasca-kenaikan suku bunga menekan daya tarik logam mulia ini.

  • Emas Spot (XAU/USD): Ditutup merosot 0,7% ke level US$ 4.264,26 per ons troi setelah sempat menyentuh titik tertinggi hariannya di US$ 4.365,57.
  • Kontrak Berjangka Emas AS (Desember): Melemah 0,7% ke level US$ 4.302,5 per ons troi.

2. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)

Pasar saham domestik ikut menghadapi tekanan berat akibat potensi capital outflow seiring dengan imbal hasil obligasi AS yang kian menarik.

  • Proyeksi Hari Ini: IHSG berpeluang melanjutkan penurunan beruntun hari keempat dan menguji area support psikologis di level 6.390.
  • Penutupan Sebelumnya (16 September): IHSG sudah ditutup melemah 0,38% ke level 6.436.

Dampak Makro & Wall Street

Kenaikan suku bunga pertama dalam tiga tahun terakhir ini juga membuat bursa saham Amerika Serikat bertumbangan:

  • Dow Jones Industrial Average: Ambruk 631,21 poin (1,21%) ke level 51.461,90.
  • S&P 500: Turun 0,45% ke level 7.551,81.
  • Sentimen Tambahan: Kebijakan moneter ketat The Fed ini berpotensi diperpanjang hingga akhir tahun karena inflasi AS dinilai masih terlalu tinggi, yang diperparah oleh lonjakan harga minyak global akibat ketegangan geopolitik.

DISCLAIMER
Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.

Perhatian!!!
Managemen PT. Rifan Financindo Berjangka (PT RFB) menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap beberapa bentuk penipuan yang berkedok investasi mengatasnamakan PT RFB dengan menggunakan media elektronik ataupun sosial media. Untuk itu harus dipastikan bahwa transfer dana ke rekening tujuan (Segregated Account) guna melaksanakan transaksi Perdagangan Berjangka adalah atas nama PT Rifan Financindo Berjangka, bukan atas nama individu.