Harga emas dunia berada di sekitar US$ 4.394–4.446 per troy ons, sementara IHSG dan pasar global tertekan akibat sentimen lonjakan harga minyak dan antisipasi kebijakan suku bunga The Fed (Federal Reserve).

Harga emas dunia (Spot Gold) saat ini berada di kisaran US$ 4.407,39 per troy ons, setelah sempat bangkit ke posisi US$ 4.394,7 per troy ons pada penutupan perdagangan sebelumnya. Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan terakhir tercatat melemah tipis 0,12% ke level 6.678,20. Pasar saat ini bergerak dalam mode konsolidasi dan wait-and-see mengantisipasi rangkaian kebijakan moneter bank sentral Amerika Serikat, The Fed.

Dampak Sentimen The Fed dan Pasar Global

Pergerakan harga emas maupun bursa saham domestik sangat sensitif terhadap langkah ekonomi global saat ini:

  • Antisipasi Inflasi AS: Para pelaku pasar dan investor global sedang menantikan rilis data penting Amerika Serikat, yakni Producer Price Index (PPI) dan Consumer Price Index (CPI). Data ini akan menjadi bahan pertimbangan krusial terakhir bagi The Fed sebelum mengambil keputusan suku bunga pada pertemuan tanggal 16 September nanti.
  • Kekhawatiran Suku Bunga Tinggi: Kenaikan harga minyak dunia akibat eskalasi ketegangan geopolitik di Timur Tengah memicu kekhawatiran bahwa inflasi akan kembali memanas. Risiko inflasi baru ini memperkuat ekspektasi pasar bahwa The Fed kemungkinan mempertahankan suku bunga tetap tinggi atau bahkan menaikkannya, yang menjadi penahan laju keuntungan aset tanpa imbal hasil (non-yielding) seperti emas.

Harga Emas dan Pasar Global

  • Emas Spot / Berjangka: Diperdagangkan pada kisaran US$ 4.394 hingga US$ 4.446 per troy ons setelah sempat bangkit dari koreksi.
  • Sentimen The Fed: Pasar menantikan rilis data inflasi AS (CPI dan PPI) yang menjadi penentu arah suku bunga The Fed pada pertemuan pertengahan September.
  • Tekanan Minyak: Harga minyak mentah melampaui US$ 100 per barel.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)

  • Kondisi IHSG: Pasar saham domestik cenderung tertekan dan melemah akibat sentimen bursa regional Asia dan lonjakan harga energi.

DISCLAIMER
Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.

Perhatian!!!
Managemen PT. Rifan Financindo Berjangka (PT RFB) menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap beberapa bentuk penipuan yang berkedok investasi mengatasnamakan PT RFB dengan menggunakan media elektronik ataupun sosial media. Untuk itu harus dipastikan bahwa transfer dana ke rekening tujuan (Segregated Account) guna melaksanakan transaksi Perdagangan Berjangka adalah atas nama PT Rifan Financindo Berjangka, bukan atas nama individu.