Indeks Hang Seng sedikit melemah 0,1%, pada hari Rabu (5/11)

Indeks Hang Seng sedikit melemah 0,1%, pada hari Rabu (5/11), menandai sesi kedua pelemahan setelah Wall Street anjlok akibat kekhawatiran valuasi pada hari Selasa. Saham teknologi dan properti memimpin pelemahan, di tengah kehati-hatian menjelang data penting Tiongkok, termasuk angka perdagangan Oktober pada hari Jumat dan rilis inflasi pada hari Minggu. Sementara itu, survei swasta menunjukkan sektor jasa Tiongkok tumbuh paling lambat dalam tiga bulan pada bulan Oktober, akibat lemahnya permintaan asing dan berlanjutnya PHK. Namun, pasar memangkas kerugian awal setelah pernyataan Perdana Menteri Li Qiang, yang memproyeksikan ekonom Tiongkok akan melampaui CNY 170 triliun dalam lima tahun. Beijing juga mengumumkan penangguhan tarif tambahan sebesar 24% untuk barang-barang AS selama satu tahun dan penghapusan bea masuk hingga 15% untuk impor pertanian AS tertentu mulai 10 November, kecuali kedelai. Saham-saham EV yang mengalami penurunan signifikan antara lain Chery (-3,7%), Xpeng (-1,4%), dan Li Auto (-0,6%). Saham- saham lain yang mengalami penurunan signifikan adalah Prada (-3,3%), SenseTime (-3,1%), dan Sunny Optical Tech (-2,2%).

DISCLAIMER
Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.

Perhatian!!!
Managemen PT. Rifan Financindo Berjangka (PT RFB) menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap beberapa bentuk penipuan yang berkedok investasi mengatasnamakan PT RFB dengan menggunakan media elektronik ataupun sosial media. Untuk itu harus dipastikan bahwa transfer dana ke rekening tujuan (Segregated Account) guna melaksanakan transaksi Perdagangan Berjangka adalah atas nama PT Rifan Financindo Berjangka, bukan atas nama individu.