Perak turun di bawah $47 per ons pada hari Selasa (28/10)

Perak turun di bawah $47 per ons, memperpanjang kerugian dari minggu lalu karena kemajuan negosiasi perdagangan AS-Tiongkok mengurangi permintaan logam safe haven. Pasar mengharapkan terobosan perdagangan dalam pertemuan Trump-Xi pada hari Kamis setelah pembicaraan produktif antara perwakilan perdagangan AS dan Tiongkok selama akhir pekan, di mana mereka mencapai konsensus tentang beberapa isu kontroversial. Menteri Keuangan AS Scott Bessent mengatakan bahwa ancaman tarif 100% Trump “tidak mungkin,” menambahkan bahwa Beijing setuju untuk menunda selama satu tahun rencana perluasan kontrol ekspor logam tanah jarang. Sementara itu, Federal Reserve AS secara luas diperkirakan akan menurunkan suku bunga minggu ini setelah data inflasi yang lebih rendah dari perkiraan pada hari Jumat. Pekan lalu, perak turun lebih dari 6% karena aksi ambil untung melanda pasar di tengah kekhawatiran overvaluasi setelah logam tersebut melonjak ke rekor tertinggi.

DISCLAIMER
Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.

Perhatian!!!
Managemen PT. Rifan Financindo Berjangka (PT RFB) menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap beberapa bentuk penipuan yang berkedok investasi mengatasnamakan PT RFB dengan menggunakan media elektronik ataupun sosial media. Untuk itu harus dipastikan bahwa transfer dana ke rekening tujuan (Segregated Account) guna melaksanakan transaksi Perdagangan Berjangka adalah atas nama PT Rifan Financindo Berjangka, bukan atas nama individu.