
Indeks Hang Seng ditutup turun 0,5% pada hari Rabu (8/10), melemah untuk sesi ketiga berturut-turut karena pelemahan sektor secara luas yang menekan sentimen. Indeks teknologi ini melemah 0,6%, mengikuti pelemahan Wall Street setelah Oracle jatuh karena kekhawatiran margin. Saham- saham unggulan Alibaba turun 1,6%, sementara Baidu (-3,2%), Meituan (-2,3%), dan SMIC (-1,8%) mencatat kerugian tajam, karena anggota parlemen AS dilaporkan mendorong pembatasan yang lebih luas pada ekspor peralatan pembuat chip ke Tiongkok. Saham-saham keuangan dan konsumen juga melemah, tertekan oleh kekhawatiran atas pemulihan ekonomi Tiongkok yang melambat, diperburuk oleh cuaca buruk baru-baru ini. Sebaliknya, saham-saham pertambangan emas menguat karena harga emas batangan melanjutkan rekor tertingginya, dengan Shandong Gold Mining melonjak 7,5% dan Zhaojin Mining naik 3,7%. Pasar memangkas kerugian awal setelah Bank Dunia menaikkan proyeksi pertumbuhan Tiongkok 2025 menjadi 4,8% dari 4,0%, meningkatkan harapan akan stimulus lebih lanjut untuk mendukung target pertumbuhan Beijing sebesar 5%. Sementara itu, pasar di daratan Tiongkok akan dibuka kembali pada hari Kamis, yang berpotensi mendorong momentum.
DISCLAIMER
Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.
