
Harga perak naik pada hari Rabu, menandai level tertinggi baru dalam 14 tahun terakhir karena penutupan pemerintah AS memicu permintaan logam mulia sebagai aset safe haven setelah anggota parlemen gagal mencapai kesepakatan pendanaan sementara. Penutupan ini akan merumahkan ratusan ribu pegawai federal dan menghentikan layanan-layanan utama, dengan para pedagang kini berfokus pada durasinya karena penutupan yang berkepanjangan dapat menunda data ekonomi penting menjelang pertemuan Federal Reserve di akhir Oktober, termasuk data penggajian non-pertanian pada hari Jumat. Pada saat yang sama, Silver Institute memproyeksikan defisit pasar global untuk tahun kelima berturut-turut pada tahun 2025, memperkirakan produksi sebesar 844 juta ons, sekitar 100 juta lebih rendah dari permintaan. Adopsi tenaga surya yang lebih kuat semakin meningkatkan daya tarik logam ini, di samping meningkatnya permintaan dari barang elektronik konsumen dan pusat data.
DISCLAIMER
Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.
