Harga perak naik pada hari Rabu (16/7)

Harga perak naik pada hari Rabu (16/7), rebound setelah penurunan dua hari karena dolar AS dan imbal hasil Treasury mundur dari level tertinggi baru-baru ini. Pullback terjadi ketika investor menilai kembali prospek kebijakan Federal Reserve dan memantau dinamika perdagangan yang berubah. Pada hari Selasa, perak berada di bawah tekanan setelah data inflasi konsumen AS menyebabkan para pedagang mengurangi ekspektasi untuk penurunan suku bunga Fed yang akan segera terjadi.
Presiden Fed Dallas Lorie Logan menambahkan nada hati-hati, mengatakan bank sentral kemungkinan perlu
mempertahankan suku bunga stabil lebih lama untuk menahan inflasi, terutama di tengah tekanan naik dari tarif. Sementara itu, ketegangan perdagangan meningkat setelah Presiden AS Donald Trump mengisyaratkan potensi tarif pada produk farmasi dan semikonduktor.

DISCLAIMER
Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.

Perhatian!!!
Managemen PT. Rifan Financindo Berjangka (PT RFB) menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap beberapa bentuk penipuan yang berkedok investasi mengatasnamakan PT RFB dengan menggunakan media elektronik ataupun sosial media. Untuk itu harus dipastikan bahwa transfer dana ke rekening tujuan (Segregated Account) guna melaksanakan transaksi Perdagangan Berjangka adalah atas nama PT Rifan Financindo Berjangka, bukan atas nama individu.