Harga emas naik di atas $2.650 karena kekhawatiran perang dagang, penurunan imbal hasil obligasi AS, dan pelemahan USD

Harga Emas (XAU/USD) mempertahankan kenaikan intraday yang moderat mendekati level tertinggi dua hari, di atas level $2.650, sepanjang paruh pertama sesi Eropa karena risiko geopolitik dan rencana Tarif Presiden terpilih AS Donald Trump mendorong arus masuk aset safe haven untuk hari kedua berturut-turut.
Lebih jauh, penurunan imbal hasil Obligasi Treasury AS membuat Dolar AS (USD) tertekan mendekati palung mingguan dan membantu komoditas tersebut dalam membangun pemulihan semalam dari kisaran $2.600, atau level terendah satu minggu.
Selain itu, nada yang lebih lemah di sekitar Pasar ekuitas Eropa ternyata menjadi faktor lain yang menguntungkan harga Emas.
Yang dimaksud, risalah FOMC yang kurang dovish pada hari Selasa, bersama dengan prospek penurunan suku bunga yang lebih lambat oleh Federal Reserve (Fed), seharusnya bertindak sebagai pendorong bagi USD dan membatasi logam kuning yang tidak memberikan imbal hasil. Para pelaku Pasar mungkin juga lebih suka menunggu data makro AS yang penting, termasuk Indeks Harga Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE), sebelum memasang taruhan baru.(Azf)
Sumber: Trading Economics

Perhatian!!!
Managemen PT. Rifan Financindo Berjangka (PT RFB) menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap beberapa bentuk penipuan yang berkedok investasi mengatasnamakan PT RFB dengan menggunakan media elektronik ataupun sosial media. Untuk itu harus dipastikan bahwa transfer dana ke rekening tujuan (Segregated Account) guna melaksanakan transaksi Perdagangan Berjangka adalah atas nama PT Rifan Financindo Berjangka, bukan atas nama individu.