Harga Perak Naik karena Kekhawatiran Geopolitik

Harga Perak naik di atas $31,20 per ons pada hari Kamis(21/11), pulih dari kerugian pada sesi sebelumnya karena meningkatnya ketegangan geopolitik yang mendorong permintaan untuk aset safe haven seperti logam mulia. Pada hari Rabu, Ukraina meluncurkan serangkaian rudal buatan Inggris ke Rusia, menyusul serangan sebelumnya dengan rudal buatan AS.
Selain itu, AS memveto resolusi Dewan Keamanan PBB yang menyerukan gencatan senjata di Gaza, yang semakin meningkatkan ketidakpastian geopolitik.
Mengenai kebijakan moneter, gubernur Federal Reserve Michelle Bowman dan Lisa Cook memberikan pandangan yang bertentangan tentang inflasi dan jalur masa depan untuk pemotongan suku bunga dalam pernyataan terpisah pada hari Rabu.
Di Tiongkok, PBOC mempertahankan suku bunga pinjaman utama tidak berubah minggu ini, seperti yang diharapkan, tidak memberikan sinyal baru yang dapat memengaruhi permintaan di konsumen logam terbesar di dunia.(Azf)
Sumber: Trading Economics

Perhatian!!!
Managemen PT. Rifan Financindo Berjangka (PT RFB) menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap beberapa bentuk penipuan yang berkedok investasi mengatasnamakan PT RFB dengan menggunakan media elektronik ataupun sosial media. Untuk itu harus dipastikan bahwa transfer dana ke rekening tujuan (Segregated Account) guna melaksanakan transaksi Perdagangan Berjangka adalah atas nama PT Rifan Financindo Berjangka, bukan atas nama individu.