Dolar Australia menguat karena sentimen kebijakan agresif RBA

Dolar Australia (AUD) menelusuri kembali penurunannya baru-baru ini pada hari Kamis(21/11), didukung oleh pandangan agresif Reserve Bank of Australia (RBA) terhadap suku bunga. Namun, pasangan AUD/USD masih dapat menghadapi tekanan penurunan karena Dolar AS (USD) dapat menguat karena arus masuk safe haven di tengah meningkatnya konflik Rusia-Ukraina.
Risalah Rapat Reserve Bank of Australia bulan November menunjukkan bahwa dewan bank sentral tetap waspada terhadap potensi inflasi lebih lanjut, menekankan pentingnya mempertahankan sikap kebijakan moneter yang ketat. Sementara anggota dewan mencatat tidak ada “kebutuhan mendesak” untuk mengubah suku bunga tunai, mereka tetap membuka opsi untuk penyesuaian di masa mendatang, menekankan bahwa semua opsi tersedia.(Azf)
Sumber: FXStreet

Perhatian!!!
Managemen PT. Rifan Financindo Berjangka (PT RFB) menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap beberapa bentuk penipuan yang berkedok investasi mengatasnamakan PT RFB dengan menggunakan media elektronik ataupun sosial media. Untuk itu harus dipastikan bahwa transfer dana ke rekening tujuan (Segregated Account) guna melaksanakan transaksi Perdagangan Berjangka adalah atas nama PT Rifan Financindo Berjangka, bukan atas nama individu.