Emas Capai Terendah dalam Dua Bulan Ditengah Penguatan Dolar

Harga Emas anjlok 1% ke level terendah dalam hampir dua bulan pada hari Selasa (12/11) karena Dolar AS melonjak menjelang data ekonomi serta komentar dari pejabat Federal Reserve yang dapat menjelaskan jalur suku bunga di bawah pemerintahan Trump.
Harga Emas spot turun 0,3% menjadi $2.613,7 per ons setelah turun 1% hingga mencapai level terendah sejak 20 September di $2.589,59 pada awal sesi. Harga Emas berjangka AS naik 0,1% menjadi $2.620,2.
Sementara analis independen Ross Norman mengatakan,”Penguatan Dolar sangat membebani Emas. Menariknya, hubungan tersebut tampaknya telah menghilang selama sebagian besar tahun ini, tetapi sekarang kembali berlaku sejak pemilihan umum”.
Indeks Dolar naik ke level tertinggi empat bulan, sehingga membuat Emas batangan menjadi lebih mahal. Dolar diperkirakan akan diuntungkan oleh beberapa kebijakan Presiden terpilih dari Partai Republik Donald Trump yang kemungkinan akan mempertahankan suku bunga AS relatif lebih tinggi untuk waktu yang lebih lama, lingkungan yang negatif bagi Emas yang tidak memberikan imbal hasil.
Fokus Pasar kini beralih ke data indeks harga konsumen Oktober pada hari Rabu, indeks harga produsen dan klaim pengangguran mingguan pada hari Kamis, dan data penjualan ritel pada hari Jumat.
Sementara beberapa pejabat bank sentral juga dijadwalkan untuk berbicara pekan ini, termasuk Ketua Fed Jerome Powell.(yds)
Sumber: Reuters

Perhatian!!!
Managemen PT. Rifan Financindo Berjangka (PT RFB) menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap beberapa bentuk penipuan yang berkedok investasi mengatasnamakan PT RFB dengan menggunakan media elektronik ataupun sosial media. Untuk itu harus dipastikan bahwa transfer dana ke rekening tujuan (Segregated Account) guna melaksanakan transaksi Perdagangan Berjangka adalah atas nama PT Rifan Financindo Berjangka, bukan atas nama individu.