Suku Bunga The Fed
- Kebijakan Terkini: Bank sentral Amerika Serikat (The Fed) di bawah kepemimpinan Kevin Warsh memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan di kisaran 3,75% – 4,00%.
- Prospek ke Depan: Kenaikan harga energi dan inflasi AS yang masih bertengger di angka 3,7% membuat era suku bunga tinggi bertahan lebih lama. Pasar mengantisipasi adanya peluang satu kali lagi kenaikan suku bunga (sebesar 25 bps) pada pertemuan Desember mendatang.
1. Harga Emas (Gold / XAUUSD & Domestik)
- Emas Spot / Berjangka (XAU/USD): Diperdagangkan di kisaran US$3.884 – US$3.944 per troy ons (turun dan terkoreksi setelah adanya tekanan dari penguatan dolar AS dan sentimen makroekonomi).
- Emas Antam & Fisik Domestik: Harga jual emas Antam berada di level sekitar Rp2.526.000 per gram (harga beli kembali/buyback di kisaran Rp2.421.000 – Rp2.276.000 per gram tergantung platform).
2. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)
- Posisi Terakhir IHSG: Pada penutupan perdagangan terakhir (Jumat, 30 Oktober 2026), IHSG ditutup melemah 0,80% ke level 5.057,05.
- Sentimen Hari Ini (2 November 2026):
- Mulai hari ini, Bursa Efek Indonesia (BEI) secara resmi mengeluarkan 81 saham kategori High Shareholding Concentration (HSC) dari perhitungan bobot IHSG.
- Analis memproyeksikan IHSG masih berada dalam fase konsolidasi/tertekan dengan potensi menguji kisaran support 4.980–5.012, namun memiliki peluang technical rebound.
3. Suku Bunga The Fed
- Keputusan Suku Bunga: Dalam pertemuan FOMC sebelumnya (28 Oktober 2026), The Federal Reserve (The Fed) resmi mempertahankan suku bunga acuan di kisaran 3,75% – 4,00%.
- Pandangan & Prospek: Ketua The Fed, Kevin Warsh, menyatakan bahwa inflasi AS yang masih berada di level 3,7% membuat bank sentral belum menutup peluang adanya penyesuaian atau kenaikan lanjutan pada sisa tahun ini (dengan pasar mengantisipasi pertemuan berikutnya di bulan Desember 2026..

DISCLAIMER
Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.
