- IHSG (Indeks Harga Saham Gabungan): Ditutup melemah 1,88% (turun 115,44 poin) ke level 6.031,28 pada penutupan perdagangan Kamis, 8 Oktober 2026, dipicu oleh kekhawatiran pasar terhadap utang AS dan arah suku bunga The Fed. Harga emas spot dunia bangkit dan diperdagangkan di kisaran US$ 4.133 hingga US$ 4.138 per troy ounce (setelah sempat menyentuh level terendah dua bulan di bawah US$ 4.100 akibat tekanan teknikal). Emas menguat tipis seiring kekhawatiran pasar terhadap utang pemerintah Amerika Serikat. Di pasar domestik, harga dasar emas batangan Antam berada di level Rp 2.565.000 per gram.
- Harga Emas Dunia: Spot emas dunia tercatat di kisaran US$4.133,63 – US$4.138 per ons troi (atau sekitar Rp2,38 juta – Rp2,44 juta per gram tergantung platform seperti Pegadaian atau Logam Mulia) setelah sempat bangkit pasca risalah The Fed yang membuka peluang pengetatan kebijakan lebih lanjut. IHSG ditutup melemah signifikan 1,88% (turun 115,44 poin) ke level 6.031,28. Pelemahan ini sejalan dengan tren koreksi bursa Asia pasca rilis risalah pertemuan sentral AS.
- The Fed & Suku Bunga: Risalah rapat terbaru The Fed mengisyaratkan potensi kenaikan suku bunga lanjutan (atau mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama) di tengah kekhawatiran inflasi dan tingginya defisit serta utang pemerintah AS. Pasar bereaksi negatif terhadap Risalah FOMC (The Fed) terbaru. Dokumen tersebut menunjukkan sikap hawkish di mana para pejabat bank sentral membuka peluang untuk menaikkan kembali suku bunga acuan sebelum akhir tahun jika data inflasi mendesak. Ekspektasi pasar saat ini mulai memperhitungkan potensi kenaikan bunga tersebut pada bulan Desember mendatang, yang memicu penguatan Dolar AS dan menekan pasar negara berkembang seperti Indonesia.

DISCLAIMER
Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.
