Harga minyak turun pada Jumat (21/11)

Harga minyak turun pada Jumat (21/11) karena pasar menilai prospek kesepakatan damai Ukraina–Rusia yang bisa menambah pasokan ke pasar global, di tengah laporan bahwa AS mengancam menghentikan dukungan ke Kyiv jika tidak menyetujui pakta yang menguntungkan Moskow. Namun pelemahan sedikit terbatasi setelah Presiden Donald Trump menegaskan tidak akan mencabut sanksi terhadap Rusia sementara perundingan berlangsung dan pembatasan terhadap dua produsen minyak utama mulai berlaku. Menurut analis Eurasia Group Gregory Brew, pelaku pasar mulai memperhitungkan skenario perdamaian sehingga kepercayaan terhadap efektivitas sanksi memudar. Hal ini mendorong trader menambah posisi short pada WTI dan Brent, bertaruh bahwa bahkan tanpa kesepakatan final, sikap Washington bisa melunak sehingga arus minyak Rusia tidak terhambat signifikan. Jika kesepakatan tercapai dan sanksi dilonggarkan, pasokan berpotensi bertambah di tengah proyeksi surplus tahun depan, seiring kenaikan produksi OPEC+ dan produsen AS. Meski begitu, harga sempat memangkas kerugian setelah Prancis, Jerman, dan Inggris menegaskan kepada Presiden Volodymyr Zelenskiy bahwa Ukraina harus tetap mampu mempertahankan kedaulatannya dan menolak elemen penting rencana damai AS–Rusia.

DISCLAIMER
Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.

Perhatian!!!
Managemen PT. Rifan Financindo Berjangka (PT RFB) menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap beberapa bentuk penipuan yang berkedok investasi mengatasnamakan PT RFB dengan menggunakan media elektronik ataupun sosial media. Untuk itu harus dipastikan bahwa transfer dana ke rekening tujuan (Segregated Account) guna melaksanakan transaksi Perdagangan Berjangka adalah atas nama PT Rifan Financindo Berjangka, bukan atas nama individu.