Harga Perak Turun 3% Di Level $30,20

Harga Perak turun 3% menjadi sekitar $30,20 per ons pada hari Senin, mengembalikan keuntungan dari minggu sebelumnya dan mengikuti penurunan harga Emas karena permintaan safe-haven untuk logam mulia berkurang. Kemunduran itu terjadi setelah Presiden terpilih AS Donald Trump menominasikan manajer dana lindung nilai Scott Bessent sebagai Menteri Keuangan, mengurangi beberapa ketidakpastian Pasar.
Bessent telah mengisyaratkan dukungannya terhadap rencana Tarif dan pemotongan Pajak Trump, tetapi Pasar mengharapkan dia untuk memprioritaskan stabilitas ekonomi dan Pasar daripada menerapkan perubahan kebijakan yang tiba-tiba. Harapan bahwa kebijakan yang diusulkan Trump dapat bersifat inflasi, yang berpotensi membatasi kemampuan Federal Reserve untuk menurunkan suku bunga, juga membebani harga logam mulia.
Selain itu, laporan media mengindikasikan bahwa Israel dan Hizbullah, yang berbasis di Lebanon, hampir mencapai kesepakatan gencatan senjata, yang dapat meredakan ketegangan geopolitik di Timur Tengah, yang selanjutnya mengurangi daya tarik aset safe-haven.(Cay)
Sumber: Trading Economi

Perhatian!!!
Managemen PT. Rifan Financindo Berjangka (PT RFB) menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap beberapa bentuk penipuan yang berkedok investasi mengatasnamakan PT RFB dengan menggunakan media elektronik ataupun sosial media. Untuk itu harus dipastikan bahwa transfer dana ke rekening tujuan (Segregated Account) guna melaksanakan transaksi Perdagangan Berjangka adalah atas nama PT Rifan Financindo Berjangka, bukan atas nama individu.