Minyak Menahan Kenaikan Karena OPEC+ Mungkin Menunda Peningkatan Pasokan

Harga Minyak stabil setelah kenaikan karena delegasi OPEC+ mengatakan kelompok itu mempertimbangkan untuk menunda pemulihan produksi, dan pesawat nirawak Ukraina menyerang stasiun pemompaan Minyak mentah di Rusia.
Harga Minyak West Texas Intermediate diperdagangkan mendekati $71 per barel, sementara harga Minyak mentah Brent ditutup di atas $75. Kartel dan sekutunya mempertimbangkan untuk menunda serangkaian peningkatan pasokan bulanan yang akan dimulai pada bulan April, menurut delegasi dari kelompok produsen tersebut. Sementara itu, serangan pesawat nirawak Ukraina memaksa jalur pipa ekspor utama dari Kazakhstan melambat.
Harga Minyak mentah mengalami awal tahun yang sulit, setelah kehilangan semua keuntungannya karena penggunaan Tarif oleh Presiden AS Donald Trump mengancam akan memperlambat pertumbuhan global dan permintaan energi. Pengukur Pasar juga menunjukkan tanda-tanda pelemahan, posisi net-bullish pada Minyak mentah ditarik kembali.(ads)
Sumber: Bloomberg

Perhatian!!!
Managemen PT. Rifan Financindo Berjangka (PT RFB) menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap beberapa bentuk penipuan yang berkedok investasi mengatasnamakan PT RFB dengan menggunakan media elektronik ataupun sosial media. Untuk itu harus dipastikan bahwa transfer dana ke rekening tujuan (Segregated Account) guna melaksanakan transaksi Perdagangan Berjangka adalah atas nama PT Rifan Financindo Berjangka, bukan atas nama individu.