Dolar AS Menguat saat Rumor Perdagangan Picu Spekulasi Pasar

Dolar AS (USD) menguat tipis pada hari Jumat (25/4) karena investor mengkaji pesan yang saling bertentangan dari Amerika Serikat dan Tiongkok mengenai potensi negosiasi Tarif.
Sementara Presiden Donald Trump mengisyaratkan dialog sedang berlangsung, Beijing secara tegas membantah adanya pembicaraan saat ini. Perbedaan ini menyuntikkan volatilitas ke Pasar, meskipun Greenback mempertahankan keunggulannya, dengan Indeks Dolar AS (DXY) naik sekitar 0,37% di dekat zona 99,65 pada saat penulisan.
Meskipun memasuki sesi data-ringan menjelang pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) 7 Mei, pelaku Pasar tetap fokus pada katalis potensial.
Laporan muncul bahwa Tiongkok mungkin menangguhkan beberapa Tarif pada barang-barang AS seperti peralatan medis, meskipun pejabat Tiongkok menolak keterlibatan formal apa pun pada diskusi Tarif. Secara bersamaan, Presiden Fed Cleveland Beth Hammack membuka pintu bagi potensi penurunan suku bunga pada bulan Juni, tergantung pada data yang akan datang.(yds)
Sumber: Fxstreet

Perhatian!!!
Managemen PT. Rifan Financindo Berjangka (PT RFB) menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap beberapa bentuk penipuan yang berkedok investasi mengatasnamakan PT RFB dengan menggunakan media elektronik ataupun sosial media. Untuk itu harus dipastikan bahwa transfer dana ke rekening tujuan (Segregated Account) guna melaksanakan transaksi Perdagangan Berjangka adalah atas nama PT Rifan Financindo Berjangka, bukan atas nama individu.