
Harga perak naik lebih dari 2% pada hari Jumat(19/9), memulihkan kerugian dari awal pekan karena investor mempertimbangkan prospek penurunan suku bunga Federal Reserve AS. Pada hari Rabu, The Fed mengumumkan penurunan suku bunga seperempat poin yang telah lama dinantikan dan memproyeksikan dua penurunan lagi tahun ini, sementara mengisyaratkan hanya satu penurunan pada tahun 2026. Ketua The Fed, Jerome Powell, membingkai langkah tersebut sebagai
langkah manajemen risiko dalam menanggapi pelemahan pasar tenaga kerja, menekankan bahwa tidak ada urgensi untuk mempercepat pelonggaran. Di tempat lain, Bank of Canada juga memangkas suku
bunga, sementara Bank of England dan Bank of Japan tidak mengubah kebijakan. Di sisi industri, permintaan yang kuat dari sektor tenaga surya, kendaraan listrik, dan elektronik, dikombinasikan dengan keterbatasan pasokan, terus memberikan dukungan bagi perak.
DISCLAIMER
Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.
