Indeks Dolar AS tetap stabil di atas 98,6 pada hari Selasa (29/7), setelah naik 1% pada sesi sebelumnya, didorong terutama oleh kelemahan euro setelah kesepakatan perdagangan baru antara AS dan UE yang dianggap lebih menguntungkan ekonomi AS.
Kesepakatan ini, yang mengenakan Tarif utama 15% pada barang-barang UE, menuai kritik tajam dari para pemimpin Eropa. Prancis menyebut kesepakatan ini tidak seimbang, sementara Kanselir Jerman Merz memperingatkan bahwa hal tersebut bisa menyebabkan kerugian signifikan bagi ekonomi Jerman.
Presiden Trump juga menegaskan pada hari Senin bahwa negara-negara yang menolak untuk merundingkan kesepakatan perdagangan terpisah bisa menghadapi Tarif yang berkisar antara 15% hingga 20%, jauh di atas Tarif 10% yang diberlakukan pada bulan April. Sementara itu, Federal Reserve diperkirakan akan mempertahankan suku bunga tidak berubah dalam pertemuan kebijakan pada hari Rabu, meskipun para investor akan memperhatikan dengan seksama tanda-tanda kemungkinan pemotongan suku bunga pada bulan September.
Pasar juga sedang menunggu data ekonomi penting minggu ini, termasuk laporan inflasi PCE dan nonfarm payrolls, untuk mendapatkan petunjuk lebih lanjut mengenai kondisi ekonomi AS.(yds)
Sumber: Trading Economics
